Telkom Luncurkan Kartu Telepon Umum VoIP

Posted: Desember 8, 2011 in Telekomunikasi Indonesia Di Kisaran Tahun 2000-an

Oleh H. Gempar Ikka Wijaya

ANALISA BERITA (May 22nd, 2003)
Telkom Luncurkan Kartu Telepon Umum VoIP

CUPLIKAN BERITA
Telkom Luncurkan Kartu Telepon Umum VoIP (www.detik.com, 22 Mei 2003)

DESKRIPSI SINGKAT

Telkom meluncurkan produk terbarunya, TelkomSave CHIP. Produk yang memanfaatkan fasilitas VoIP dan dapat diakses melalui telepon Umum Kartu (TUK) dan telepon rumah biasa ini, dilengkapi password 4 digit untuk pengamanan.

“Produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan cara berkomunikasi yang hemat dan praktis bagi masyarakat,” kata Kristiono, Direktur Utama PT. Telkom, pada saat peluncuran TELKOMSave CHIP, Kamis, (22/05/03) di Hotel Hilton, Jakarta.

TELKOMSave Chip merupakan kartu telepon yang dapat dipakai untuk melakukan panggilan internasional dan nasional jarak jauh, dimana konsumen bisa mendapatkannya sebagai kartu prabayar maupun paska bayar. Karena menggunakan fasilitas VoIP, maka tarif pembicaraan dapat dihemat hingga 86%. Untuk saat ini, produk ini baru dapat di akses di beberapa kota di pulau Jawa dan Bali.

Produk yang merupakan turunan dari produk-produk Telkom sebelumnya, seperti Telkom Global, dan TelkomSave Visa ini dapat diakses melalui TUK Chip VoIP yang memiliki ciri khusus, yaitu berwarna biru kuning.

Hingga bulan Oktober 2003, Telkom menargetkan jumlah TUK Chip VoIP yang tersedia mencapai 12.000 satuan sambungan telepon, yang disentralisasikan di sejumlah kawasan publik.

Pada acara ini, dilakukan juga penandatanganan Persetujuan Kerjasama antara PT. TELKOM dengan PT. Centralindo Panca Sakti yang bekerja sama untuk membangun sarana TUK Chip VoIP.

Dikatakan Bambang Lusmiadi, GM VoIP Divisi TELKOM Multimedia segmen pasar yang dituju adalah pelanggan dengan mobilitas tinggi serta membutuhkan sarana komunikasi yang ekonomis, praktis dan berkualitas. Produk ini diharapkan dapat memudahkan pelanggan untuk berkomunikasi melalui sarana umum.

Kristiono mengharapkan produk ini dapat menyebar di masyarakat. “Sebab dari pengalaman selama ini, suatu produk tidak akan dapat memberi manfaat yang maksimal jika tidak memiliki aksesibilitas yang baik,” katanya

DISKUSI ANALISA

Langkah telkom meluncurkan kartu telepon VOIP akan membuka kembali pasar VOIP yang sebelumnya telah tertutup pasca penutupan layanan-layanan VOIP yang dilakukan oleh beberapa puluh ISP sebelum muncul 5 operator VOIP

Telkom telah mebukukan keuntungan yang cukup besar dari layanan VOIP ini. Dengan meraih keuntungan lebih dari 50 Milyar dalam waktu satu tahun awal asetelah operasi VOIP.

Layanan Kartu telepon Telepon VOIP ini akan menjadi salah satu layanan yang dipakai oleh Telkom untuk menggairahkan kembali layanan Telepon umum yang mengalami penurunan setelah seluler masuk, dan layanan SMS menjadi pilihan berkomunikasi murah.

Langkah jitu ini akan menyerap banyak pemakai VOIP lewat telepon umum. Dan juga membidik pangsa pasar SLJJ yang selama ini menggunakan wartel untuk komunikasi.

REKOMENDASI

Gerai Pemasaran yang Luas
Sebaiknya Telkom memperhatikan gerai pemasaran yang luas untuk membuat produk baru ini dapat terpakai secara luas oleh masyarakat. Selama ini Telkom memiliki kendala buruknya gerai pemasaran produk yang berakibat tidak lakukan produk yang mereka jual. Produk sebelumnya, Kartu telepon umum konvensional, sempat menghilang dari pasar dan juga sempat beredar dalam lokai-lokai yang sangat terbatas. Telkom mungkin dapat memakai pola penjual telepon kartu seluler yang dilakukan oleh operator seluler Indonesia

Pengadaan telepon Umum
Pengadaan dan perbaikan fasilitas layanan telepon umum harus menjadi prioritas kedua yang harus dapat dipenuhi oleh Telkom. Selama ini banyak terjadi kerusakan telepon umum yang dikelola oleh Telko, jika hal ini masih terus terjadi maka layanan kartu ini akanbernasib sama dengan produk kartu telepon telkom yang lain.

Analis [ Gempar Ikka Wijaya ] (www.systemicgroup.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s