TELKOM FLEXI DIPASTIKAN MENGGUSUR SELULER KONVENSIONAL

Posted: Desember 8, 2011 in Telekomunikasi Indonesia Di Kisaran Tahun 2000-an

Oleh : H. Gempar Ikka Wijaya

ANALISA BERITA (May 8th, 2003)
TELKOM FLEXI DIPASTIKAN MENGGUSUR SELULER KONVENSIONAL

CUPLIKAN BERITA
Mobilitas telkom Flexi Hanya satu Kode Area(Bisnis Indonesia, Kamis 8 Mei 2003)

DESKRIPSI SINGKAT

Pemerintah mengijinkan PT Telekomunikasi Indonesia tbk. (Telkom) mengoperasikan Telkom Flexi dengan mobilitas satu kode area sebelum keluarnya regulasi lain mengenai hal tersebut.

Dirjen Postel Djamhari Sirat mengatakan pemerintah sedang menyiapkan regulasi mengenai penyelenggaraan fixed wireless CDMA. Namun Dirjen menegaskan bahwa Telkom harus memenuhi ketentuan jika nantinya ada ketentuan jika nantinya ada regulasi baru yang mengatur pelaksanaan layanan fixed wireless CDMA.

Para penyelenggara seluler meminta pemerintah membatasi mobilitas layanan fixed wireless CDMA agar tidak mengganggu bisnis seluler

Dirjen Postel menyetakan pemerintah belum memastikan kapan akan menerbitkan ketentuan mengenai penyelenggraan fixed wireless CDMA. Menurut dia, pemerintah juga belum memutuskan apakah akan membatasi mobilitas CDMA dalam satu BTS atau dalam satu kode area.

Praktisi telekomunikasi Srijanto Tjokrosudarmo mengusulkan penghapusan air time seluler untuk percakapan satu kota jika Telkom Flexi diizinkan memiliki mobilitas dalam satu kode area. Namun Sijanto mempertanyakan lisensi yang diberikan pemerintah.

笛ika memang lisensinya mobile maka kasa mobile yang lain juga perlu mengenakan sistem tarif yang sama. Namun jika lisensinya fixed maka ketentuannya juga fixed.・br>

DISKUSI ANALISA

Munculnya layanan Telkom Flexi dipastikan akan menggeser kedudukan kuat yang saat ini dikuasai oleh mobile seluler. Khususnya di beberapa lokasi kota yang akan menjadi lokasi layanan Telkom Flexi.

Layanan di luar Jakarta saat ini telah mulai diberikan oleh Telkom Flexi mendahului Jakarta yang direncanakan akan diberikan oleh Telkom akhir Mei tahun ini.

Seperti yang pernah terjadi di Jawa Timur, maka akan bisa dipastikan layanan ini akan menggeser layanan seluler pada basis pelanggan level menengah ke bawah. Yang justru saat ini menjadi pelanggan terbesar yang dilayani oleh operator mobile seluler.

Tidak beralasan jika ada anggapan bahwa pelanggan tidak terlalu bermasalah terhadap harga pulsa yang dibelanjakan. Untuk level menengah ke atas yang memiliki kebutuhan layanan telekomunikasi sangat tinggi memang tidak akan bermasalah. Akan tetapi untuk level pelanggan menengah ke bawah dipastikan hal ini akan menjadi masalah utama.
Jika ini tidak diantisipasi dengan baik operator seluler akan menjadi operator seluler yang hanya khusus melayani pelanggan yang akan membuat sambungan di luar wilayah layanan lokal. Karena dipastikan layanan wilayah lokal akan dikuasi oleh Flexi.

Satu-satunya kesempatan yang dimiliki oleh seluler adalah dari sisi pemberian layanan yang baik. Kualitas service yang bagus akan menjadi kunci penentu persaingan Telkom flexi dengan layanan mobile seluler yang saat ini berkembang jauh lebih capat dari layanan fixed konvensional PT Telkom.

Kendala utama yang akan dihadapi oleh CDMA adalah kualitas layanan signal. Blank spot area yang dimiliki oleh CDMA akan menjadi satu-satunya kunci peluang bagi operator seluler untuk mempertahankan layanannya.

Kunci kedua yang menjadi celah besar operator seluler adalah jalur layanan pelanggan. PT Telkom belum memiliki pengalaman yang cukup baik untuk memecah outlet penjualan layanan telekomunikasinya, seperti yang selama ini telah dilakukan oleh operator seluler. Meski demikian PT telkom daapat belajar cepat dari anak perusahaannya Telkomsel yang juga telah melakukan model penetrasi pasar yang sama dengan operator seluler yang lain. Jalur layanan pelanggan akan menjadi salah satu kunci utama booming layanan CDMA fixed wireless ini.

Kunci ketiga yang harus diperhatikan adalah kapasitas layanan. Booming CDMA dipastikan akan terjadi di lokasi-lokasi dengan kebutuhan telepon fixed yang sangat tinggi. Jakarta adalah salah satu wilayah yang memiliki kebutuhan telekomunikasi sangat tinggi dan selama ini gagal dilayani dengan baik oleh layanan fixed konvensional PT Telkom. Ratusan ribu pelanggan per tahun antri untuk mendapatkan layanan telepon ini adalah salah satu indikator tingginya kebutuhan ini.

Menurut perkiraan Systemicgroup, dipastikan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun saja CDMA Telkom khusus di Jakarta akan mampu meraih 1 juta pelanggan. Jika ketiga permasalahan di atas tidak mampu diatasi dengan baik oleh PT Telkom, nilai kompetitif tinggi produk yang dimilikinya akan gagal merebut pasar dengan baik

REKOMENDASI

Regulator
————
Pemerintah sebaiknya sesegera mungkin membuat regulasi yang akan membantu melindungi bisnis seluler yang mungkin akan mengalami pukulan cukup keras dari layanan CDMA ini.

Operator Seluler
——————
Operator seluler selain anak perusahaan Telkom sebaiknya segera mendesak pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang lebih mendukung bisnis yang mereka jalankan.

KPU
—-
Komisi persaingan usaha sebaiknya secara pro aktif mulai melakukan kajian dan studi adanya kemungkinan munculnya benih persaingan usaha tidak sehat akibat teknologi CDMA yang muncul dan juga lemahnya regulasi yang diberikan oleh pemerintah.

Analis [ Gempar Ikka Wijaya ] http://www.systemicgroup.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s